KabarBahasa.id – Portal informasi bahasa yang menyajikan berita, opini, tokoh, dan kajian ilmiah seputar perkembangan bahasa, literasi, dan budaya di Indonesia.

Hubungi Kami

Kabar

50 Kosakata Baku Bahasa Indonesia yang Sering Keliru!

Sebagai bahasa yang aktif digunakan sebagai media komunikasi, bahasa Indonesia identik dengan penggunaan dua ragam bahasa, yakni ragam bahasa baku dan ragam bahasa nonbaku. Perbedaan ragam ini dipengaruhi oleh situasi penggunaan dan pengguna bahasa tersebut. Faktor pengguna bahasa yang memengaruhi ragam bahasa tidak baku adalah ketidaktahuan mereka akan penulisan yang benar. Berikut adalah 50 kosakata yang sering keliru penulisannya dan bahkan sudah sangat melekat dalam masyarakat.  Koskata Sering Keliru Kosakata Baku adzan azan aktifitas aktivitas atlit atlet bis bus cabe cabai capek capai cengkeh cengkih cidera cedera contek sontek fikir pikir hadist hadis hembus embus hutang  utang ibukota ibu kota Jum'at Jumat kadaluwarsa kedaluwarsa kaos kaus karir karier kokoh kukuh konkrit konkret maghrib Magrib mall mal malpraktik malapraktik mangkok mangkuk merubah mengubah mesjid masjid mushola musala nafas napas napsu nafsu orangtua orang tua pondasi fondasi punggawa penggawa resiko risiko respon respons sekedar sekadar seksama saksama sholat salat shof saf shubuh subuh silahkan silakan sumringah semringah supir sopir tahta takhta telor telur teoritis teoretis terimakasih terima kasih terlanjur telanjur terlantar telantar terpercaya tepercaya walikota wali kota  
Kabar

Kenali 35 Padanan Kosakata Bidang Kecantikan dalam Bahasa Indonesia

Berkembangnya platform digital yang masif menjadikan masyarakat mudah terpapar dengan berbagai informasi. Salah satunya adalah informasi mengenai berbagai hal terkait perawatan kulit dan wajah. Namun, tidak sedikit pemengaruh (influencer) yang menggunakan beragam kosakata bidang kecantikan dalam bahasa asing. Hal ini tentu akan memengaruhi pemahaman masyarakat dan membiasakan mereka menggunakan istilah asingnya, alih-alih menggunakan bahasa Indonesia. Padahal, kosakata-kosakata bidang kecantikan sudah banyak yang diserap dan dialihbahasakan ke dalam bahasa Indonesia. Tujuannya adalah untuk eksistensi bahasa Indonesia dan kedaulatan berbahasa. Oleh karena itu, pembiasaan penggunaan kosakata dalam bahasa Indonesia berperan besar dalam tetap eksisnya bahasa Indonesia. Berikut adalah 35 kosakata bidang kecantikan yang sudah  ada padanannya dalam bahasa Indonesia, dan kita alangkah baiknya menggunakan kosakata-kosakata ini alih-alih terbiasa menggunakan bahasa asingnya. anti-aging = antitua beauty blender = spons bedak blending brush = kuas mata blush-on = perona pipi body lotion = calir raga cleanser = pembersih compact powder = bedak padat concealer = penyamar contour = kontur cream bath = langir krim deep cleansing = pembersihan mendalam double cleansing = pembersihan ganda exfoliation = eksfoliasi eye liner = pensil penggaris mata eye shadow = perona mata/pulas mata face tonic = penyegar wajah foundation = alas bedak lip balm = pelembap bibir lip brush = kuas bibir lip gloss = kilap bibir lip liner = pensil bibir lipstick/lipcolor = lipstik/pewarna bibir/gincu loose powder = bedak tabur lotion = calir make up = riasan mascara = maskara facial mask = masker wajah moisturizer = pelembap powder brush = kuas bedak primer = pelembap serum = serum skincare = rawat kulit sunscreen/sunblock = tabir surya toner = penyegar waxing = pembuluan dengan lilin
Kabar

Brebes Dijuluki "Sundanya Jawa", Bahasa Sunda Eksis di Tanah Jawa

Orang awam akan sepakat bahwa Kabupaten Brebes adalah salah satu wilayah pengguna bahasa Jawa Ngapak. Bersama dengan Tegal dan Pemalang, Brebes turut menjadi simbol dari eksisnya bahasa Jawa dialek Pesisir Utara Bagian Barat (DBJPUB). Namun, tahukah jika Brebes ternyata juga dijuluki "Sundanya Jawa"? Julukan ini disematkan karena wilayah-wilayah di kabupaten Brebes ini ada yang menggunakan bahasa Sunda dan sangat lekat dengan budaya Sunda. Ada tujuh kecamatan dari 17 kecamatan di Kabupaten Brebes yang masyarakatnya lekat dengan bahasa Sunda, yakni Salem, Bantarkawung, Ketanggungan, Banjarharo, Kersana, Losari, dan Larangan. Dari ketujuh wilayah tersebut, Salem menjadi kecamatan yang paling kuat pengaruh bahasa dan budaya Sundanya. Adapun enam lainnya, pengaruh Jawa dan Sunda sama-sama dominan. Hal ini adalah wajar karena Brebes merupakan wilayah di Jawa Tengah yang memiliki perbatasan langsung dengan wilayah Jawa Barat. Salem, Banjarharjo, dan Losari menjadi kecamatan yang berbatasan langsung dengan Jawa Barat. Maka, tidak heran, wilayah tersebut, terutama Salem, memiliki penduduk yang fasih berbahasa Sunda, bahkan Sunda yang halus.  Kekayaan bahasa dan budaya ini selayaknya memang patut dijaga dan dilestarikan. Kebijakan bahasa, seperti muatan lokal bahasa, di sekolah yang berada di wilayah-wilayah ini semestinya memang disesuaikan dengan mayoritas masyarakatnya, yakni Bahasa Sunda.  Masyarakat di kecamatan-kecamatan tersebut jangan dipaksakan belajar bahasa Jawa sebagai muatan lokal di sekolah. Hal ini karena bahasa keseharian mereka sejatinya adalah bahasa Sunda. Kebijakan bahasa seperti ini alangkah baiknya memang menyesuaikan pemetaan masyarakatnya, bukan disamaratakan sesuai wilayah geografisnya. Tujuannya, agar semua bahasa-bahasa daerah tetap eksis dan lestari.
Kabar

Program Doktoral Bidang Linguistik Universitas Dunia yang Dapat Didanai LPDP

Pemerintah melalui Kementerian Keuangan mengusung beberapa hal baru dalam penyelenggaraan beasiswa LPDP tahun ini. Selain menyeleksi kampus tujuan menjadi lebih sedikit dari tahun sebelumnya, para pendaftar beasiswa ini juga dibedakan menjadi dua kategori utama, yakni STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) dan SHARE (Social, Humanities, Art for People, Religious Study, Economics). Pembagian kategori ini berlaku untuk semua jenjang, magister dan doktoral, baik tujuan kampus dalam negeri maupun tujuan kampus luar negeri. Salah satu bidang yang didanai cukup banyak dalam kategori SHARE adalah bidang linguistik. Untuk tujuan kampus luar negeri bidang linguistik, pemerintah telah menetapkan daftar-daftar kampus yang dapat dipilih apabila ingin mendaftar beasiswa LPDP. Berikut adalah kampus-kampus dengan bidang linguistik yang didanai LPDP untuk program doktoral. Negara Universitas Program Studi Australia The University of Adelaide Doctor of Philosophy (Arts): Language & Literature   University Of Tasmania         Linguistics Amerika Serikat Boston University PhD in Hispanic Language & Literatures     PhD in Linguistics   Cornell University Ph.D. in Linguistics   Harvard University Linguistics   Massachusetts Institute of Technology (MIT) PhD - Linguistics   Northwestern University Linguistics   Ohio State University     PhD Linguistics   Pennsylvania State University Ph.D. in Applied Linguistics   Purdue University Linguistics   Stanford University     Linguistics (PhD)   University of Washington Asian Languages & Literature (PhD)       University of California, Davis Linguistics   University of California, Berkeley (UCB) Linguistics PhD   University of California, Los Angeles (UCLA) Linguistics, PhD   University of California, Santa Barbara (UCSB) PhD in Linguistics   University of Pennsylvania     Linguistics, PhD   University of Hawai'i at Manoa PhD Linguistics   University of Illinois at Urbana- Champaign     PhD in Linguistics   University of Maryland, College Park PhD in Linguistics   University of Massachusetts Amherst PhD Linguistics   University of Michigan-Ann Arbor Linguistics   University of North Carolina, Chapel         Linguistics   University of Southern California Linguistics (PhD)       University of Texas at Austin Ph.D. in Linguistics   Washington University in St. Louis East Asian Languages and Cultures, PhD     Hispanic Studies and Comparative Literature, PhD     Hispanic Studies, PhD Arab Saudi King Abdulaziz University (KAU) Arabic Language and Literature Belanda Leiden University Linguistics Belgia Ghent University Doctor of Linguistics and Literature   Université Libre de Bruxelles Languages, Literatures and Translation Studies     Denmark Aarhus University Didactics   University of Copenhagen Nordic Studies and Linguistics Finlandia University of Helsinki Doctoral Programme in Language Studies Hongkong City University of Hong Kong PhD in Linguistics and Translation   Hong Kong Polytechnic University Applied Language Sciences   The Chinese University of Hong Kong Chinese Language and Literature     Lingustic Inggris Lancaster University PhD in Linguistics   The University of Manchester Linguistics   The University of Warwick   Applied Linguistics MPhil/PhD     Linguistics MPhil/PhD   The University of Nottingham Applied Linguistics PhD     Applied Linguistics with English Language Teaching PhD     Comparative Literature PhD   The University of Sheffield School of Languages, Arts and Societies   UCL (University College London)     Linguistics MPhil/PhD   University of Bristol Linguistics   University of Cambridge Linguistics: Theoretical and Applied Linguistics - PhD   University of Glasgow Applied Linguistics         English Language & Linguistics     Speech, Language & Sociolinguistics       University of Oxford Linguistics, Philology and Phonetics MPhil       University of Southampton Modern languages and linguistics Irlandia University College Dublin Languages & Linguistics     Languages, Cultures & Linguistics   Trinity College Dublin Linguistics & Cultural Studies     Linguistics, Speech & Communication Islandia University of Iceland PhD in Icelandic Linguistics Italia Sapienza University of Rome Documentation Studies, Linguistics And Literature     Linguistics   Università degli Studi di Milano Linguistic, Literary and Intercultural Studies in European and Extra-European Perspectives Jepang Kyushu University Department of Linguistic Environment   The University of Tokyo Linguistics Jerman Albert-Ludwigs-Universitaet Freiburg Frequency effects in language     Paul School of Linguistics (HPSL) – Freiburg & Basel Kanada McGill University     PhD in Linguistics   McMaster University Cognitive Science of Language   University of British Columbia Linguistics (PhD)   University of Alberta     Linguistics Korea Selatan Korea University Department of Chinese & Japanese Language and Literature     Department of French Language and Literature     Department of German Language and Literature     Department of Korean Language and Literature     Department of Linguistics     Department of Russian Language and Literature     Department of Spanish Language and Literature   Seoul National University Chinese Language and Literature         French Language and Literature         German Language and Literature         Hispanic Language and Literature         Humanities Korean Language and Literature     Linguistics     Russian Language and Literature Prancis Institut Polytechnique de Paris Human sciences, arts, letters and languages   Université PSL (Paris Sciences & Lettres) Linguistics   University of Montpellier Languages, Literatures, Cultures, Civilizations Selandia Baru The University of Auckland Applied Linguistics         Linguistics     Languages and Literacies   Auckland University of Technology Doctor of Philosophy (PhD): Language and Culture   Victoria University of Wellington Applied Linguistics     Linguistics Italia Universitat Autònoma de Barcelona Catalan Language and Literature and Theatre Studies     Cognitive Science and Language   Universitat de Barcelona Linguistic   Universitat Pompeu Fabra PhD in Translation and Language Sciences   University Complutense Madrid Theoretical and Applied Linguistics Swedia Lund University Languages and Linguistics   Stockholm University Linguistics Tiongkok Nanjing University Chinese Language and Philology     East Asian Language and Literature     Foreign Linguistics and Applied Linguistics     French Language and Literature     German Language and Literature     Linguistics and Applied Linguistics     Russian Language and Literature  
Kabar

S–2 Bidang Linguistik di Universitas Top Dunia Berikut Dapat Didanai Beasiswa LPDP

Beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) merupakan salah satu beasiswa prestisius yang diminati warna negara Indonesia. Beasiswa yang mulai pertama kali dibuka pada 2013 ini secara rutin membuka pendaftaran beasiswa setiap tahunnya. Ada dua tahap dalam setiap tahunnya, yakni Tahap I yang dibuka di awal tahun dan Tahap II yang dibuka pada pertengahan tahun. Kuota penerimaan menyesuaikan dengan kebutuhan yang telah ditentukan di setiap tahunnya. Kategori beasiswa dibedakan menjadi dua: STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) dan SHARE (Social, Humanities, Art for People, Religious Study, Economics). Masing-masing beasiswa sesuai bidang keilmuan tersebut terbagi ke dalam 3 kategori pendaftar, yaitu (1) Pendaftar kriteria Umum; (2) Pendaftar kriteria CPNS/PNS/TNI/POLRI; dan (3) Pendaftar kriteria Afirmasi (a. Putra Putri Papua; b. Daerah Afirmasi; c. Prasejahtera; d. Penyandang Disabilitas) Untuk bidang SHARE, salah satu bidang ilmu yang didanai LPDP adalah Linguistik yang termasuk ke dalam ranah Humanities. Linguistik adalah bidang ilmu yang memfokuskan pada kajian bahasa. Berikut adalah daftar universitas-universitas top dunia yang dapat pendaftar beasiswa pilih untuk melanjutkan jenjang S-2 bidang Linguistik.  Negara Universitas Program Studi Australia Monash University     Applied Linguistics   The Australian National University  Master of General and Applied Linguistics         Master of General and Applied Linguistics (Advanced)   The University of Melbourne Master of Applied Linguistics   The University of New South Wales (UNSW Australia) Master of Applied Linguistics       The University of Queensland Master of Applied Linguistics   University Of Tasmania     Linguistics Austria Universität Innsbruck Linguistics       University of Vienna Arabic Linguistics         General Linguistics         German as a Foreign and Second Language     Applied Linguistics Amerika Serikat Boston University MA in Linguistics   Cornell University Linguistics   Massachusetts Institute of Technology (MIT) SM - Linguistics   New York University (NYU) Linguistics   Ohio State University MA Linguistics       Pennsylvania State University Applied Linguistics   Purdue University Linguistics     Speech Language and Hearing Sciences   Stanford University     Linguistics   University of Washington Asian Languages & Literature (MA)         Linguistics (MS - Computational Linguistics)   University of California, Davis Linguistics   University of California, Santa Barbara (UCSB) Linguistics   University of Pennsylvania     Language, Globalization and Intercultural Studies, MSEd     Linguistics, MA       University of Hawai'i at Manoa MA Linguistics       University of Illinois at Urbana- Champaign     Linguistics   University of North Carolina, Chapel  Linguistics   University of Southern California Linguistics (MA)       University of Texas at Austin M.A. in Linguistics Arab Saudi King Abdulaziz University (KAU) Arabic Language and Literature Belanda University of Amsterdam General Linguistics (Linguistics)             Language and Society (Linguistics)         Language, Literature and Education (Linguistics)         Linguistics and Communication (Linguistics (research)) Belgia Ghent University Linguistics and Literature   KU Leuven  Master of English Linguistics and Literature   Université Catholique de Louvain (UCL)     Master in French and Romance Languages and Literatures: French as a Foreign Language     Master in Linguistics         Master in Speech and Language Therapy   Université Libre de Bruxelles Master in Ancient Languages and Letters: Classics         Master in French and Romance Languages and Letters: General     Master in Interpretation         Master in Linguistics         Master in Modern Languages and Letters: Slavic Languages     Master in Translation Denmark Aarhus University Linguistics    University of Copenhagen Linguistics Finlandia Aalto University Speech and Language Technology, Master of Science (Technology)   University of Helsinki Master's Programme in Linguistic Diversity and Digital Humanities Hongkong City University of Hong Kong MA Language Studies   City University of Hong Kong MPhil in Linguistics and Translation   The Chinese University of Hong Kong Chinese Language and Literature             Lingustic   The University of Hong Kong Master of Arts in Applied Linguistics     Master of Arts in the field of Chinese Language and Literature     Master of Arts in the field of Linguistics Inggris King's College London Language and Cultural Diversity MA   Lancaster University MA Applied Linguistics and TESOL     MA Language and Linguistics   The University of Edinburgh Applied Linguistics MSc         Developmental Linguistics MSc         Evolution of Language and Cognition MSc         Linguistics MSc         Linguistics MScR     Mind Language and Embodied Cognition MSc   The University of Manchester Computational and Corpus Linguistics             Linguistics   The University of Nottingham Applied Linguistics and English Language Teaching MA         Applied Linguistics MA         Applied Translation Studies MA   The University of Sheffield Computer Science with Speech and Natural Language Processing MSc     Translation and Intercultural Studies MA   UCL (University College London)   Applied Linguistics MA       University of Bristol Linguistics   University of Cambridge     Linguistics and Language Sciences (Research) - MPhil     Linguistics and Language Sciences (Taught) - MPhil       University of Glasgow Applied Linguistics         English Language & Linguistics     Speech, Language & Sociolinguistics       University of Oxford Linguistics, Philology and Phonetics MPhil         MSt in Modern Languages   University of Leeds Linguistics MA Irlandia Trinity College Dublin    Linguistics   University College Cork     MA (Applied Linguistics)   University College Dublin Languages & Linguistics         Languages, Cultures & Linguistics         MA in Linguistics and Applied Linguistics Islandia University of Iceland              General Linguistics, MA         Icelandic Linguistics, MA Jepang Kyushu University Department of Linguistic Environment     Department of Linguistics and Literature   Nagoya University Linguistics and Cultural Studies       The University of Tokyo  Linguistics Jerman Rheinische Friedrich-Wilhelms-Universität Bonn Applied Linguistics     Linguistics   Ruprecht-Karls-Universitaet Heidelberg Computational Linguistics     German as a Second Language Kanada McMaster University Cognitive Science of Language     Speech-Language Pathology   University of Toronto     Linguistics   University of Alberta   Linguistics Korea Selatan Korea University Department of Chinese & Japanese Language and Literature     Department of French Language and Literature     Department of German Language and Literature     Department of Korean Language and Literature     Department of Linguistics     Department of Russian Language and Literature     Department of Spanish Language and Literature   Seoul National University Chinese Language and Literature         French Language and Literature         German Language and Literature         Hispanic Language and Literature         Humanities Korean Language and Literature         Linguistics     Russian Language and Literature   Sungkyunkwan University (SKKU) Chinese Language and Literature         French Language and Literature     German Language and Literature         Russian Language and Literature Norwegia University of Bergen     Linguistics (Master's)    University of Oslo Linguistics Prancis Institut Polytechnique de Paris Large Language Models, Graphs and Applications (LLGA) Selandia Baru The University of Auckland Applied Linguistics         Linguistics     Master of Speech Language Therapy Practice   Victoria University of Wellington Master of Applied Linguistics     Master of Linguistics   Singapura Nanyang Technological University, Singapore (NTU) Master of Arts (Applied Linguistics)             Master of Arts in Linguistics   National University of Singapore (NUS) MA (Chinese Culture and Language)         MSc (Speech and Language Pathology) Spanyol Universitat Autònoma de Barcelona Advanced Studies in Catalan Language and Literature         Cognitive Science and Language     Spanish Language, Hispanic Literature and Spanish as a Foreign Language   Universitat de Barcelona Applied Linguistics and Language Acquisition   Universitat Pompeu Fabra Master in Cognitive Science and Language         Master in Theoretical and Applied Linguistics         Master in Training of Teachers of Spanish as a Foreign Language   University of Valencia Master's Degree in Language and Literature Research         Master's Degree in Speech Therapy Intervention Specialization   University Complutense Madrid English Linguistics     Linguistics and Technologies     Linguistics and Technologies   University of Granada   Research in Speech and Language Therapy for Degenerative Disorders and Brain Damage Swedia Lund University Language and Linguistics, Classical Languages - Master's Programme            Language and Linguistics, Cognitive Semiotics - Master's Programme     Language and Linguistics, Linguistics - Master's Programme         Language and Linguistics, Modern Languages - Master's Programme     Language and Linguistics, Swedish as a Second Language - Master's Programme         Language and Linguistics, Swedish/Scandinavian Languages - Master's Programme    Uppsala University Master's Programme in Languages – General Linguistics  Swiss University of Zurich Comparative Linguistics         French Linguistics / Literary Studies         German Linguistics / Literary Studies         Greek Philology         Ibero-Romance Linguistics / Literary Studies         Italian Linguistics / Literary Studies         Latin Philology         Slavic Literatures / Linguistics Taiwan National Taiwan University (NTU)         Graduate Institute of Linguistics       National Tsing Hua University Linguistics   National Yang Ming Chiao Tung University Foreign Literatures and Linguistics Tiongkok Nanjing University Asian and African Language and Literature         Chinese Language and Philology         Foreign Linguistics and Applied Linguistics     French Language and Literature         German Language and Literature         Japanese Language and Literature         Linguistics and Applied Linguistics     Russian Language and Literature         Spanish Language and Literature
Kabar

Universitas di Tiongkok Ini Buka Jurusan Bahasa Indonesia

Indonesia merupakan negara dengan populasi terbanyak keempat di dunia setelah India, Tiongkok, dan Amerika Serikat (worldometers.info, 2026). Salah satu dampak masifnya penduduknya Indonesia menjadikan bahasa nasional Indonesia menjadi salah satu bahasa dengan penutur terbanyak di dunia. Mengacu kepada data Ethonologue (2025), jumlah penutur bahasa Indonesia mencapai 252,4 juta jiwa yang menjadikannya masuk 10 bahasa dengan penutur terbanyak di dunia. Pemerintah Indonesia terus menggencarkan internasionalisasi bahasa Indonesia agar bahasa Indonesia terus berkembang. Bahkan pada 20 November 2023, bahasa Indonesia telah ditetapkan sebagai salah satu bahasa resmi di Konferensi Umum Unesco. Keberhasilan internasionalisasi bahasa ini juga terlihat dari semakin banyaknya warga asing yang mempelajari bahasa Indonesia.  Data per 2025, lebih dari 50 negara memiliki program pengajaran Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing atau BIPA. Salah satu bentuk keberhasilan semakin banyaknya penutur bahasa Indonesia dari warga asing adalah didirikannya berbagai universitas yang membuka jurusan atau program Bahasa Indonesia. Termasuk adalah universitas-universitas yang ada di Tiongkok. Berikut adalah 13 universitas di Tiongkok yang membuka jurusan atau program Bahasa Indonesia. 1. Universitas Peking (Peking University/PKU) Universitas Peking masuk ke dalam universitas top dunia. Mengacu ke pemeringkatan QS World Ranking, universitas ini masuk peringkat 12 dunia, dan menjadi universitas terbaik kedua di Tiongkok setelah Universitas Tsinghua. Universitas ini menjadi yang paling awal dan terlama membuka jurusan Indonesia, yakni sejak tahun 1962, yang tujuan utamanya adalah mempererat hubungan diplomasi dan budaya antara Indonesia dan Tiongkok pada saat itu. 2. Universitas Jurusan Asing Beijing (Beijing Foreign Studies University/BFSU) Perguruan tinggi yang berada di ibu kota Tiongkok ini merupakan salah satu universitas terkemuka di Tiongkok, yakni dianugerahi sebagai universitas bahasa terbaik di Tiongkok. Adapun secara peringkat dunia, universitas ini berada di jangkauan #1200–1400. 3. Universitas Studi Asing Guangdong (Guangdong University of Foreign Studies/GDUFS) GDUFS merupakan salah satu universitas negeri yang berada di kota Guangzhou, Provinsi Guangdong, Tiongkok. Kampus ini berdiri pada 1965 dan termasuk universitas bergengsi di Provinsi Guangdong. Universitas ini menawarkan jenjang dari S-1 hingga S-3. Jurusan bahasa yang ada di GDUFS dapat dikatakan termasuk yang lengkap karena menawarkan 31 jurusan bahasa asing, termasuk jurusan Bahasa Indonesia. Jurusan Bahasa Indonesia termasuk jurusan yang paling awal dan paling tua didirikan, yakni pada 1970. Berdasarkan pemeringkatan ARWU, GDUFS menempati peringkat #901–1000 dunia. 4. Universitas Studi Internasional Shanghai (Shanghai International Studies University/SISU) Berlokasi di kota besar Shangai, universitas menempati peringkat #1200–1400 dunia. Bahkan, untuk kategori Linguistik, SISU masuk 100 besar dunia. Sama halnya BFSU, SISU juga termasuk ke dalam universitas yang sangat baik untuk kategori universitas bahasa di Tiongkok. Termasuk adalah jurusan Indonesia yang sudah sangat mapan di perguruan tinggi ini. 5. Universitas Studi Asing Tianjin (Tianjin Foreign Studies University/TFSU) Terletak di salah satu kota munisipalitas yang dekat dengan ibu kota negara Tiongkok, universitas ini menawarkan jurusan Indonesia yang diminati oleh pelajar Tiongkok. 6. Universitas Studi Internasional Beijing (Beijing International Studies University/BISU) Berlokasi di Beijing, BISU menjadi salah universitas yang dipilih bagi mereka yang mempelajari bahasa asing. Jurusan Bahasa Indonesia di universitas ini masih sangat baru dibandingkan universitas-universitas lainnya. 7. Universitas Kebangsaan Guangxi (Guangxi University for Nationalities/GXUN) Universitas yang berlokasi di kota Nanning, Provinsi Guangxi ini memiliki nama lain Guangxi Minzu University. Jurusan Bahasa Indonesia di universitas ini termasuk yang salah satu tertua dibandingkan universitas lain, yakni dibuka sekitar pada tahun 1965. 8. Universitas Studi Bahasa Asing Guangxi (Guangxi University of Foreign Languages/GUFL) Berbeda dengan GXUN yang memiliki sejarah panjang dalam pembukaan jurusan Bahasa Indonesia, GUFL tergolong baru dalam membuka jurusan Bahasa Indonesia, yakni sekitar tahun 2016. 9. Universitas Bahasa dan Budaya Beijing (Beijing Language and Culture University/BLCU) Sama halnya dengan Peking University, BLCU juga termasuk salah satu universitas yang telah sangat lama menawarkan jurusan Bahasa Indonesia, yakni pada 1964. Perguruan tinggi ini masuk lima besar universitas di Tiongkok dengan fokus studi bahasa asing. 10. Universitas Studi Internasional Xi'an (Xi'an International Studies University/XISU) Universitas yang berlokasi di Kota Xian, ibu kota Provinsi Shaanxi ini telah membuka jurusan Bahasa Indonesia sekitar tahun 2015. Perguruan tinggi ini menjadi salah satu universitas terbaik untuk belajar bahasa asing di Tiongkok, khususnya Tiongkok bagian barat. 11. Universitas Kebangsaan Yunnan (Yunnan University for Nationalities/YNUN) Universitas ini dikenal juga sebagai Yunnan Minzu University dan berlokasi di Kunming, Provinsi Yunnan. Dalam penawaran jurusan Bahasa Indonesia, universitas ini termasuk baru, yakni dibuka sekitar tahun 2017. 12. Universitas Bahasa Asing Jilin Huaqio (Jilin Huaqiao University of Foreign Languages/JHU) Berlokasi di Provinsi Jilin, JHU termasuk universitas yang baru membuka jurusan Bahasa Indonesia. Menurut sumber internet, jurusan bahasa Indonesia di universitas ini dibuka pada tahun 2018. 13. Universitas Normal Qujing (Qujing Normal University/QJNU) Universitas ini berada di kota Qujing, Provinsi Yunnan. Jurusan Bahasa Indonesia di universitas ini dibuka pada tahun 2016.  
Kabar

Jangan Keliru! Selebritas Belum Tentu Artis!

Masyarakat Indonesia acapkali keliru dalam membedakan antara penyebutan "artis" dan "selebritas". Padahal, keduanya adalah dua profesi atau pekerjaan yang sangat berbeda berdasarkan karya yang mereka ciptakan.  Kekeliruan masyarakat, termasuk para selebritas, dalam memaknai kata "artis" menjadikan kata tersebut dapat berpotensi mengalami perluasan dari makna yang semestinya.  Masyarakat menganggap bahwa setiap orang yang tampil di televisi dapat dikatakan sebagai "artis". Padahal, orang-orang tersebut tidak memiliki karya seni sama sekali. Mereka tampil di televisi hanyalah sebatas memeriahkan dunia "showbiz". Inilah kemudian yang merancukan antara siapa yang layak disebut artis dan siapa yang sebatas selebritas semata.  Apabila mengacu kepada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Daring Edisi V, "artis" diartikan sebagai 'ahli seni; seniman, seniwati (seperti penyanyi, pemain film, pelukis, pemain drama)'. Adapun "selebritas" didefinisikan 'pesohor'. Lebih lanjut dalam memaknai "pesohor", KBBI V mengartikan sebagai 'orang yang tersohor (terkenal, termasyhur, ternama)'. Bertolak dari definisi leksikal kedua kata tersebut, maka dapat kita simpulkan bahwa "selebritas" belum tentu adalah "artis". Seseorang akan layak disebut sebagai "artis" apabila memiliki karya seni, tidak hanya sebagas popularitas semata. Terlebih, popularitas yang mengarah hal negatif, tentu tidak layak disebut sebagai "artis".
Kabar

Bahasa di Provinsi Ini Menjadi Cikal Bakal Bahasa Indonesia dan Bahasa Melayu Malaysia!

Sebagaimana tertulis dalam buku hasil laporan penelitian berjudul Struktur Bahasa Melayu Riau Dialek Rokan Hilir yang diterbitkan Balai Bahasa Provinsi Riau pada 2005, bahasa Melayu Riau menjadi cikal bakal dari bahasa Indonesia sebagaimana yang kita kenal saat ini. Meskipun dalam perkembangannya yang pesat terdapat banyak penyerapan dan pengadopsian kosakata dari bahasa daerah lain dan bahasa asing, akar dari bahasa Indonesia--bahkan bahasa Melayu Malaysia--adalah bahasa Melayu di Sumatra. Bahasa Melayu sudah ada sedari dulu sebelum negara Indonesia ada. Tercatat beberapa prasasti yang telah ada sejak tahun 680-an menggunakan bahasa Melayu, seperti prasasti Talang Tuo di Palembang dan prasasti Karang Brahi di Jambi.  Sejarah bahasa Melayu sebagai cikal bakal bahasa Indonesia dapat dirunut pada saat sebelum terjadinya Sumpah Pemuda. Walilo (2020) menyebutkan bahwa pada saat persiapan Kongres Pemuda tahun 1926, para pemuda masih mempermasalahkan mengenai sebutan apa yang pas untuk bahasa Melayu sebagai bahasa persatuan Indonesia. Kemudian, M. Tabrani pun mengusulkan bahasa Melayu diganti dengan istilah bahasa Indonesia. Hal ini pun disetujui bersama pada 2 Mei 1926 hingga kemudian tertulislah di Sumpah Pemuda 1928.
Kabar

Secara Literal, Nama "Indonesia" Memang Bermakna "Kepulauan India"

Sebelum ada nama INDONESIA, pada masa penjajahan Belanda, Pemerintah Kerajaan Belanda memberi nama wilayah negara ini dengan ama NEDERLANDSCHE-INDIE atau HINDIA-BELANDA. Lalu, pada 1850, seorang penulis dan penjelajah dari Inggris bernama George Samuel Windsor Earl memunculkan nama INDUNESIANS pada artikel yang dibuatnya pada jurnal "On the Leading Characteristics of the Papuan, Australian and Malay-Polinesian Nations". Penamaan INDUNESIANS ini, melalui catatan sejarah, berasal dari bahasa Yunani, yakni "INDUS" dan "NESOS". Kata "Indus" ini bermakna 'India', dan "Nesos" bermakna 'pulau/kepulauan'. Dengan demikian, INDUNESIANS ini dapat dimaknai sebagai 'Kepulauan India'. Selanjutnya, James Richardson Logan dari Skotlandia yang merupakan murid ari Windsor Earl mengubah fonem /u/ menjadi /o/ sehingga menjadi INDONESIA pada artikel yang ditulisnya pad jurnal "The Ethnology of the India Archipelago". Adapun alasan Logan lebih memilih menggunakan INDONESIA adalah untuk membedakan wilayah ini dengan wilayah lain. INDONESIA merupakan sebuah wilayah yang berdiri sendiri, tidak merupakan bagian dari wilayah lain. Kemudian, pada 1925, nama INDONESIA ini mulai pertama kali digunakan oleh pribumi Indonesia melalui penamaan koran yang sebelumnya bernama "Indonesische Vereeniging" menjadi koran "Indonesia Merdeka" oleh organisasi Perhimpunan Indonesia. Barulah nama INDONESIA mulai diperkenalkan secara resmi kepada khalayak dunia dalam Sumpah Pemuda pada 1928 melalui ikrar yang sangat terkenal oleh masyarakat Indonesia hingga saat ini, yaitu "Satu Nusa, Satu Bangsa, dan Satu Bahasa (Indonesia).
Kabar

Yuk, Tulis "Idulfitri" Bukan "Idul Fitri" untuk Konsisten Ejaan dan Makna

Kemandirian suatu bangsa salah satunya terlihat dari kedaulatan bahasa yang digunakan. Kedaulatan itu dapat terwujud apabila setiap pihak secara konsisten dan patuh dalam penulisan ejaan yang telah ditetapkan. Salah satunya adalah konsistensi dalam penulisan "Idulfitri". Masyarakat awam acapkali keliru dalam penulisan kata tersebut. Mereka seringnya akan menuliskan "Idul Fitri". Padahal, dalam KBBI, kata tersebut dianggap tidak baku lho.  Ada alasan ilmiah mengapa kata tersebut harus ditulis "Idulfitri" alih-alih "Idul Fitri". Kata ini tentu diserap dari bahasa Arab, yaitu sebuah kata yang terdiri atas morfem "id" dan "alfitri". Apabila mengacu ke penulisan huruf Arabnya, عيد الفطر, terdapat harakat damah ( ُ ) pada morfem "id" yang dibaca /u/. Dengan demikian, karena itu merupakan satu kesatuan, muncul bunyi [u] di antara "id" dan "alfitri" menjadi "id(u)lfitri". Dari alasan linguistik itu, maka penulisan "Idul Fitri" kurang tepat karena bunyi [(u)l] itu melekat pada kata "fitri".  Selain secara ejaan, masyarakat awam juga sering kali mengucapkan "Selamat Hari Raya Idul Fitri". Padahal, secara makna, frasa tersebut dapat dikatakan kurang tepat karena adanya redundansi atau pengulangan makna.  Secara leksikal, morfem /id/ sebenarnya sudah bermakna 'hari raya'. Oleh karena itu, apabila kita mengucapkan "Selamat Hari Raya Idul Fitri", maka maknanya 'selamat hari raya hari raya fitri'.  Dengan demikian, kita dapat mengucapkan "Selamat Idulfitri" agar sesuai baik ejaan baku maupun efektivitas makna.
Showing results 1-10 of 14